Tuesday, 20 May 2014

Arti Sebuah Nilai

Tak terasa, setahun sudah aku melewati yang namanya "kelulusan" dimana rasa suka dan duka menyambut pengumuman kelulusan kami semua. Dan hari ini adik-adikku juga sedang merasakan hal yang sama. Rasa was-was karena takut kalau diri sendiri yang gak lulus, menangis karena bahagia usaha yang kita tempuh selama 3 tahun lebih dengan ditentukan 3 hari itu tidak sia-sia, tertawa karena senang bisa lulus bersama. Yap, itulah yang pernah aku jalani bersama sahabatku setahun silam.

Tak jarang memang dalam kebahagiaan itu sering ada rasa kecewa. Apalagi kalau bukan karena nilai ujian. Iya kan? Bila teman kita sangat bangga karena nilai kita diatas teman-teman kita justru orangtua kita yang merasa kecewa karena nilainya gak sesuai dengan harapan. Atau mungkin diri kita sendiri justru yang kecewa maksimal?

Gak masalah kawan. Itulah yang aku alami juga waktu itu. Nilaiku juga pas-pasan walaupun disekolah hanya beda tipis dengan nilai temanku yang peringkat 3 di jurusan di sekolahku. Di rumah pun aku gak ada habis-habisnya diceramahi dengan segala rupa nasihat entah itu nasihat baik, pengalaman orangtuaku dan.... ah mungkin kalian juga tahu hehe.. Terus apa arti nilaimu itu?

Sesudah aku masuk kuliah, awalnya aku sendiri masih bingung sebenarnya apa arti nilai akademik untuk kehidupan? Banyak orang yang bilang (tapi gue engga) kalau nilai kamu bagus kamu bisa masuk kuliah negeri yang ternama, masuk perusahaan yang bisa dibilang bonafit bin berduit. Ternyata enggak gitu kawan! Nilai akademik tak selamanya menyelamatkan kita dari kehidupan tapi yang paling terpenting adalah "Nilai Perjuangan". Semakin kita sering menilai perjuangan kita dan kita semakin meningkatkan nilai juang kita maka nilai yang lainnya pun akan mengikuti.

Lalu, kenapa nilai perjuangan? Kita akan tahu seberapa besar nilai perjuangan kita untuk meraih suatu cita-cita. Sekalipun jatuh bahkan terhuyung bebas tanpa batas. Karena hidup bukan seberapa besar nilai akademik kita atau seberapa pintar diri kita tetapi seberapa besar perjuangan kita dan menghargai perjuangan itu. Tak banyak koruptor yang tertangkap karena tak menghargai arti nilai perjuangan sekalipun mereka punya nilai akademi yang bagus. Tak sedikit pengangguran yang berjudul sarjana karena mereka terkekang dalam kenikmatan hidup yang memaksa mereka harus menjadi beban bangsa. Apakah kita mau seperti itu?

Sudahlah kawan, jalan kita masih panjang. Tak perlu kesal melihat nilai-nilai kalian yang kurang beruntung karena ada yang lebih tak seuntung diri kalian. Tak perlu marah saat orangtua kita marah karena tak bisa membanggakannya dengan nilai yang memuaskan. Simpanlah nilaimu itu untuk cambuk meraih masa depan kita yang lebih baik. Perjuangan kita tak berhenti disini! Selagi masih ada harapan dan kesempatan, raihlah dengan kedua tanganmu untuk merebut angan-anganmu.

"Nilai akademik memang perlu, tetapi yang diperlukan untuk negeri ini adalah Nilai Perjuangan" -Muhammad Heda Nurhidayatulloh


Tulisan ini untuk kalian yang sedang menikmati hasil kelulusan dan memahami arti nilai sesungguhnya. Keep fighting for your Future :)