Saturday, 9 November 2013

Diatas Roda Besi

Entah kemana tujuanku kini setelah aku kehilangan orang yang kucintai. Aku terdiam dikursi gerbong bersama hentakan roda dari kolong gerbongku. Semakin sakit lagi kala semua sahabatku kini menjauh bahkan memusuhiku seakan mereka lupa akan janji mereka. Sakit! Tentu! Namun mereka lebih senang melihatku nelangsa penuh nestapa hidup.

Kini aku sendiri, sendiri dalam kesunyian, sendiri dalam kepedihan. sendiri dalam amukan nafsu amarahku. Entah kemana kereta ini akan membawaku, aku hanya ingin tenang kawan, Bukan ingin diperhatikan. Aku hanya butuh cinta namun bukan cinta seperti kalian! Cinta penuh kebusukan! Cinta hampa penuh rayuan gombal! Mungkin kalian senang melihat diriku menangis karena kini aku menderita?

Aku takkan pernah mengejar kalian karena cinta karena kalian sudah memiliki cintanya masing-masing. Tapi aku hanya butuh janji persahabatan kalian, dimana janji itu? Biarkan aku hilang dalam derita. tapi kenanglah daku hingga kalian mati. Kini hidupku lanyaknya sebuah alang-alang ditepi rel yang terbawa kereta hingga entah dimana aku akan terjatuh olehnya


Rancaekek
For All my friend :)

No comments:

Post a Comment