Mungkin, aku terlalu menggantungkan harapan padamu. Saat aku sedang berada disampingmu begitu nyaman hati ini. Terasa sejuk, tentram, dan damai. Namun, ternyata aku salah! Salah saat aku harus terlalu menggantungkan moodboosterku padamu. Mungkin ada benarnya saat aku harus bisa menempatkan diriku untuk dirinya. Tapi nyatanya? Mungkin aku terlalu egois. Hanya lebih mengedepankan rasa hatiku untuknya tanpa memikirnkan perasaan burukku kepadanya. Rapuh? Ya, memang. Tapi apa daya, semua itu sudah suratan takdir. Karena aku tak bisa mengubah itu semua sekalipun kita masih ada rasa cinta diantara hati kita. Sudahlah! Mungkin sudah waktunya kita tak bersama lagi. Karena aku mungkin bukan siapa-siapa untuk hidupmu, bahkan mungkin aku lebih cocok seperti sampah dalam hidupmu. Kini aku pun akan balik kanan dan melangkah menjauhimu walaupun perasaan takkan pernah bisa bergerak meninggalkanmu. Mungkin ini yang kamu mau
No comments:
Post a Comment